macem macem

Tampilkan postingan dengan label M Ridwan Faisal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label M Ridwan Faisal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Oktober 2014

Cara Merubah Format CDR Ke JPG



  Cara Merubah File Format CDR ke JPG :

1. Buka file dengan fortmat CDR yang sudah anda buat sebelumnya di coreldraw, caranya pada menubar klik File lalu Open dan pilih file gambar anda

2. Lalu kilk gambar yang baru dibuka dan pada menubar klik Bitmaps => Convert to Bitmap dan akan tampil gambar seperti berikut ini, lalu beri tanda centang pada kotak Apply ICC Profile dan Transparent Background, Ok


Cara Merubah File Format CDR Ke JPG


3. Berikutnya pada menubar klik Export (Ctrl+E). Kemudian anda pilih lokasi diamana anda mau menyimpan file tersebut – beri nama di kotak File namedan pilih format JPG Bitmap di dalam kotak Save as type :

Cara Merubah File Format CDR Ke JPG


4. Lalu klik tombol Export

5. Selanjutnya mengklik tombol Export maka akan tampil kotak dialog. Untuk pengaturannya lihat gambar bawah ini :

Cara Merubah File Format CDR Ke JPG


6. Nah akan tampil kotak dialog, untuk pengaturannya seperti ini, lalu klik OK :

Cara Merubah File Format CDR Ke JPG


Sekarang file gambar yang tadinya berextensi cdr sudah berubah menjadi format jpg dan bisa di buka di program photoshop atau aplikasi yang lainnya. Sekian dahulu tutorial corel mengenai Cara Menyimpan / Merubah File Format CDR Ke JPG, mangga cobian
sumber :
posting by :muhamad ridwan faizal

Jumat, 17 Oktober 2014

Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool

Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool



  • 342

  • S
jum'at 17 oktober 2014


Ilmu Grafis Desain Belajar Ilmu Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool Corel untuk pemula dibuat praktis & komunikatif sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Pada tutorial ini kita akan mempelajari apa saja yang bisa dilakukan dengan shape tool. Shape tool bisa bekerja jika ada shape atau kurva pada lembar kerja CorelDraw.
Nah, Vector yang biasa anda gambar di coreldraw tuh ada 2 jenis, yaitu :


  1. SHAPE, bentuk dasar ( bulat, kotak, polygon, Text, dsb ) yang hanya bisa diatur pada Align, Transformasi, Shaping, dan Order nya dan tidak bisa lagi di MODIFIKASI sesuai keinginan kita.
  2. CURVE ( OPEN & CLOSE ), Shape ( bulat, kotak, polygon, Text, dsb) yang udah di Convert menjadi curves. Curve ini bisa kita modifikasi dengan mengatur shape pointnya sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan kita. Caranya ?? Pilih shape>ctrl+Q!! Kemudian modifikasilah shape tadi dengan menggunakan SHAPE TOOL.!! Oke, lihat contoh dibawah  ini :

Cara Menggunakan Shape Tool

Langkah 1

Buat dokumen baru dan buat satu shape dasar yang ada pada coreldraw. Bisa lingkaran atau persegi. Saya akan contohkan lingkaran. Maka klik ellipse tool [ F7 ] dan buat lingkarannya. Jika pengaturan CorelDraw anda sudah berubah mungkin Anda perlu membaca tutorial pengaturan penting coreldraw agar tampilan sama dengan yang ada pada tutorial.
Langkah 2

Tekan shape tool [ F10 ] yang ada pada toolbox.
Langkah 3

Mode Shape

Seperti yang dijelaskan di atas, objek vektor yang ada pada corel ada 2 macam. Nah sekarang kita akan membahas pengolahan objek shape yang ada pada coreldraw. Ketika shape tool dipilih maka bisa Anda lihat propery bar tidak berubah, artinya masih sama property yang ada pada shape aktif / terpilih.

Klik tahan dan geser ke kiri atau ke kanan pada node / titik point yang ada pada shape lingkaran. Akan sangat memudahkan jika kita mengaktifkan snap to pada saat proses modifikasi lingkaran menjadi pie ini.


Notes :
Khusus pada shape lingkaran. Lingkaran akan berubah menjadi potongan kue pie tertutup jika pointer mouse Anda di dalam lingkaran. Lingkaran akan menjadi pie terbuka / arc jika pointer ouse Anda di luar lingkaran. 

Mode Kurve

Klik kanan shape ( dalam tutorial ini sebagai contoh adalah lingkaran) yang sudah dibuat kemudian pilh Convert to Curve [ CTRL+Q ]. Langkah ini membuat shape menjadi kurva sehingga bisa dimodifikasi menjadi layaknya garis tertutup / terbuka.
Pilih shape tool dan klik pada yang tidak ada node-nya, maka property bar berubah menjadi seperti gambar di bawah.


Fungsi Masing-Masing
  1. Add nodes
    Digunakan untuk menambah node pada saat memilih kurva yang tidak ada node-nya
  2. Delete nodes
    Menghapus node terpilih
  3. Join two nodes
    Menggabung dua node terpilih
  4. Break curve
    Membuka kurva yang tertutup / terbuka, akan tercipta dua node yang saling tak terikat
  5. Convert to line
    Mengubah garis kurva menjadi garis lurus pada objek kurva
  6. Convert to curve
    Mengubah garis lurus pada objek kurva menjadi garis kurva
  7. Cusp node
    Mengubah node menjadi pojokan, handle tidak saling mempengaruhi
  8. Smooth node
    Mengubah menjadi node lembut, lengan handle bisa berbeda panjangnya
  9. Symmetrical node
    Mengubah menjadi lembut dengan lengan handle sama panjang
  10. Reverse direction
    Mengubah ujung node pada garis / objek kurva menjadi pangkal dan sebaliknya
  11. Extend curve to close
    Menutup ujung dan pangkal / dua titik node terpilih berupa garis lurus
  12. Expand subpath
    Memisah objek kurva yang terdiri dari 2 garis atau lebih sehingga menjadi 2 objek kurva yang saling berdiri sendiri. Hampir sama dengan break apart.
  13. Close curve
    Menutup objek kurva terbuka dengan garis lurus, perbedaan dengan extend curve to close adalah kita tidak perlu memilih node mana yang harus ditutup.
  14. Stretch or scale nodes
    Mentransformasi node terpilih sehingga panjang garis pada node terpilih bisa memanjang atau memendek.
  15. Rotate or scew nodes
    Memutar atau memiringkan node terpilih yang akhirnya panjang garis node terpilih bisa memanjang atau memendek
  16. Align nodes
    Membuat 2 node atau lebih menjadi rata, baik kiri kanan atas bawah
  17. Reflect nodes horizontally
    Membuat efek mirror horisontal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  18. Reflect nodes vertically
    Membuat efek mirror vertikal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  19. Ellastic mode
    Tidak dijelaskan detail dan hasilnya pun kurang signifikan.
  20. Select all nodes
    Menyeleksi / memilih semua node dalam objek kurva aktif secara otomatis. Jika manual menggunakan shift atau menyoroti klik drag dan geser di atas semua node.
  21. Show / hide bounding box
    Toggle atau megaktifkan dan menonkatifkan kotak hitam segi empat yang mengelilingi objek pada saat curve tool (seperti bezier tool, freehand tool dll) dijalankan.

 SUMBER :http://www.ahlidesain.com/tutorial-coreldraw-menggunakan-shape-tool.html
POSTING BY : M.Ridwan.Faizal

Jumat, 10 Oktober 2014

TEHNIK TRANSPARANCY GAMBAR DI COREL DRAW  X4

COREL DRAW X4 juga dapat menggabungkan 2 gambar dengan teknik transparansi sehingga gambar seolah-olah bergabung menjadi satu kesatuan dengan gambar yang lain, coba saja

Yup inilah caranya:
Teknik ini juga berguna untuk membuat head seuatu website atau blogger sehingga kelihatan lebih atraktif

Jumat, 03 Oktober 2014

tips dan trik mengcopy obyek di corel draw


 

oke gan kali ini saya akan menerangkan bagaimana cara mengcopy object di corel draw dengan cepat, di corel draw ada tiga cara untuk mengcopy object dengan cepat berikut cara - caranya semoga bermanfaat.
1. menggunakan tombol alternatif pada keyboar yaitu (Ctrl + C Kemudian Ctrl + V) tapi ini masih kurang efektif karena hasil copyan masih terletak tepat di atas object sebelumnya jadi kita harus memindahkan kembali.
2. menggunakan tombol alternatif Ctrl + D ini juga masih kurang efektif harus memindahkan object hasil copyannya.
3. saya rasa yang ini lebih efektif nama tehniknya yaitu Drag and Drob atau indonesianya tarik dan lepaskan, kenapa efektif karena cara ini mengcopynya sekaligus memindahkan hasil copyan jadi lebih efektif dan mempercepat proses penggambaran.

Jumat, 26 September 2014

Instalasi Jaringan Komputer

Instalasi Jaringan Komputer


Instalasi Jaringan Komputer berpusat pada Pengalamatan IP address. Pengalamatan 32-bit IP adalah pengalamatan yang terstruktur, kebalikan dari pengalamatan flat. Keuntungan dari pengalamatan terstruktur ini adalah kemampuannya yang bisa menangani pengalamatan yang sangat besar, yaitu 4,3 Milyar. Skema pengalamatan hierarki terstruktur oleh  network dan host atau network, subnet dan host. 
Alamat IP terdiri atas 32 bit informasi. Bit ini terbagi menjadi 4 bagian, yang dikenal sebagai octet atau byte, dimana masing-masing terdiri atas 1 byte (8 bit). Pengalamatan IP dapat digambarkan dengan tiga metode: 
  • Dotted-decimal, seperti 172.16.30.56

  • Biner, seperti 10101100.00010000.00011110.00111000
  • Heksadesimal, seperti AC.10.1E.38
Konfigurasi IP Adress
  • Mengklik Start/Control Panel/Network Connections/Local Area Connection.
 Gambar Local Area Conection Propesties

  • Setelah dialog Protocol (TCP/IP) Properties tampil, memilih opsi Use the following IP address.Kemudian memasukkan IP address yang ingin digunakan beserta subnet mask-nya (IP static), klik OK


                                                           Gambar Pengisian IP Address

  Pengujian
1. Pengujian Perangkat Jaringan
  • Dilakukan dengan menguji apakah kabel jaringan yang akan digunakan bagus atau tidak , dengan menggunakan lan tester.  Jika lampu LED 1 sampai 8 berkedip, maka kabel jaringan siap untuk digunakan.  
2. Pengujian Sistem
  •    Menguji apakah komputer yang satu dengan komputer yang lain dapat saling berhubungan atau tidak. Pengujian ini dilakukan dengan CMD.EXE, dengan menuliskan PING dilanjutkan dengan alamat IP Address computer yang dituju. Langkah-langkahnya yaitu klik Start - Run - Ping 192.168.X.X, kemudian klik Ok.
Jika komputer yang satu dengan komputer lainnya sudah connect maka akan muncul balasan dengan kata “Replay”   maka akan tampak seperti gambar dibawah ini :

Gambar Tampilan Ping Berhasil

Sedangkan Jika komputer yang satu dengan komputer lainnya tidak  connect maka akan muncul balasan dengan kata “RTO”   maka akan tampak seperti gambar dibawah ini :


sumber : http://www.it-artikel.com/2012/04/instalasi-jaringan-komputer.html
posting : kelompok trik software MI-D3 semester 1